www.cimbniaga.co.id production

10 Prinsip Asuransi Syariah yang Perlu Anda Tahu

 

“Asuransi yang berbasis syariah merupakan salah satu bentuk proteksi keuangan berdasarkan nilai-nilai Islami. Agar Anda lebih memahaminya, cari tahu dulu apa saja keuntungan dan prinsip asuransi syariah di bawah ini.”

Prinsip asuransi syariah perlu dipahami dengan baik sebelum Anda memutuskan untuk membelinya. Keberadaan asuransi syariah kini semakin populer di kalangan masyarakat muslim yang ingin memiliki proteksi keuangan sesuai dengan anjuran agama.

Asuransi syariah merupakan salah satu bentuk perlindungan finansial yang mengacu pada prinsip-prinsip Islami. Berbeda dengan asuransi konvensional, asuransi syariah memiliki sejumlah prinsip yang harus dipatuhi oleh setiap peserta asuransi. 

Prinsip asuransi syariah akan menjadi panduan bagi pengelolaan risiko dan perlindungan finansial yang sesuai dengan ajaran agama Islam. Adanya prinsip asuransi syariah menjadikan para peserta asuransi saling menjamin dan menanggung risiko satu sama lain. 

Jika ingin memiliki jenis asuransi ini, Anda bisa menemukan berbagai pilihan produk asuransi syariah dalam Bancassurance CIMB Niaga sebagai bentuk perlindungan diri dan keluarga. Namun, pastikan Anda telah memahami dengan jelas prinsip asuransi syariah sebelum memilih produknya. 

Baca juga: 6 Manfaat Asuransi Syariah Untuk Masa Depan Anda dan Keluarga

10 Prinsip Asuransi Syariah

10 prinsip asuransi syariah - CIMB Niaga

Asuransi syariah muncul sebagai solusi perlindungan yang sejalan dengan prinsip-prinsip Islam. Prinsip asuransi syariah bertujuan untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada para nasabah. 

Berikut beberapa prinsip asuransi syariah yang perlu Anda pahami:

  1. Prinsip tauhid
  2. Prinsip tauhid dalam asuransi syariah berarti bahwa semua kegiatan yang dilakukan dalam asuransi syariah harus berdasarkan keyakinan kepada Allah SWT. Asuransi tidak boleh digunakan untuk tujuan yang bertentangan dengan ajaran Islam, seperti perjudian atau spekulasi.

  3. Prinsip keadilan
  4. Salah satu prinsip asuransi syariah yang utama adalah prinsip keadilan, di mana semua pihak yang terlibat harus mendapatkan hak dan kewajiban yang setara.

    Keadilan yang dimaksud dalam prinsip asuransi syariah ini merupakan upaya menempatkan hak dan kewajiban antara nasabah dan perusahaan asuransi dengan setara.

    Setiap peserta asuransi berhak mendapatkan manfaat asuransi sesuai dengan jumlah premi yang telah dibayarkan, sehingga tidak ada peserta yang dirugikan. 

    Prinsip asuransi syariah ini berbeda dengan asuransi konvensional, di mana manfaat asuransi yang diterima oleh peserta asuransi bisa lebih besar atau lebih kecil dari jumlah premi yang telah dibayarkan.

  5. Prinsip kesepakatan
  6. Prinsip asuransi syariah yang selanjutnya lebih menekankan pentingnya kesepakatan antara peserta dan perusahaan asuransi. Peserta harus membayar premi sebagai bentuk pembayaran atas jasa perlindungan yang diberikan oleh perusahaan asuransi. Jika klaim diajukan, perusahaan asuransi berkewajiban untuk membayar manfaat sesuai dengan kesepakatan.

  7. Prinsip tolong menolong
  8. Asuransi syariah memiliki prinsip tolong menolong atau tabarru dan berbagi risiko antar pesertanya. Jika memilih asuransi syariah, pastikan Anda sudah mempunyai niat dan motivasi untuk membantu tanpa mengharapkan imbalan. 

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dalam laman resminya bahwa prinsip asuransi syariah yang digunakan adalah sharing of risk, dimana risiko dari satu pihak dibebankan kepada seluruh pihak yang menjadi peserta asuransi.

    Apabila salah satu peserta asuransi mengalami risiko, maka peserta asuransi yang lain akan memberikan bantuan berupa santunan atau manfaat lainnya.

    Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Rukun Asuransi Syariah di Indonesia

  9. Prinsip kepemilikan bersama
  10. Asuransi syariah berdasarkan prinsip kepemilikan bersama, di mana peserta asuransi akan saling membantu dan berbagi risiko. Prinsip kepemilikan bersama ini berbeda dengan asuransi konvensional yang didasarkan pada prinsip skema premi dan klaim.

    Dalam prinsip asuransi syariah, tidak ada pihak yang diuntungkan dan pihak yang dirugikan. Setiap peserta asuransi syariah sama-sama menyumbangkan dana yang kemudian digunakan untuk memberikan perlindungan kepada peserta asuransi yang mengalami kerugian.

  11. Prinsip kerja sama
  12. Asuransi syariah menekankan pentingnya kerja sama dalam menghadapi risiko. Dalam prinsip asuransi syariah yang satu ini, para peserta asuransi akan menyerahkan dana yang disebut dengan setoran tabarru' kepada perusahaan asuransi syariah. 

    Dana tersebut nantinya akan dikelola oleh perusahaan asuransi syariah untuk memberikan manfaat kepada para peserta asuransi yang mengalami musibah atau kerugian.

  13. Prinsip saling percaya
  14. Prinsip saling percaya dalam asuransi syariah sangat penting karena dapat memberikan rasa aman dan nyaman. Peserta asuransi tidak perlu khawatir akan kehilangan uangnya jika suatu saat mengalami musibah.

    Prinsip saling percaya juga dapat memperkuat solidaritas antar peserta asuransi, di mana mereka akan merasa saling memiliki dan saling membantu dalam menghadapi risiko yang mungkin terjadi di masa depan.

  15. Prinsip menjauhi riba
  16. Riba merupakan salah satu hal yang sebaiknya dihindari. Sebab, riba diartikan sebagai tindakan mengambil tambahan dari harta pokok atau modal secara tidak wajar.

    Dalam prinsip asuransi syariah, tidak ada unsur bunga atau keuntungan yang diperoleh dari peserta. Nantinya peserta asuransi hanya perlu membayar premi yang akan digunakan untuk menanggung risiko yang mungkin terjadi. 

    Jika mengalami musibah, maka peserta akan menerima manfaat asuransi dari dana yang telah dikumpulkan dari seluruh nasabah.

  17. Prinsip menjauhi taruhan
  18. Praktik taruhan dan perjudian (maysir) sangat dilarang dalam Islam. Maka dari itu, salah satu prinsip asuransi syariah menekankan peserta untuk menjauhi taruhan dengan tidak memberikan kesempatan kepada para peserta asuransi untuk bertaruh atau berjudi.

  19. Prinsip menghindari ketidakpastian
  20. Prinsip asuransi syariah melarang unsur gharar atau ketidakpastian dalam transaksinya. Sebab, ketidakpastian yang berlebihan dalam polis asuransi dapat menjadi masalah dan bertentangan dengan prinsip keadilan dalam Islam 

    Dengan begitu, produk asuransi syariah harus menyediakan kontrak asuransi yang jelas agar tidak menimbulkan keraguan. Semua syarat dan ketentuan harus ditulis dengan jelas, sehingga semua pihak yang terlibat bisa memahaminya.

Baca juga: Panduan Menentukan Macam-macam Asuransi yang Sesuai

Keuntungan Menggunakan Asuransi Syariah

keuntungan menggunakan asuransi syariah - CIMB Niaga

Setelah mengetahui apa saja prinsip asuransi syariah, Anda juga perlu mengetahui keuntungan apa yang didapatkan. Asuransi syariah memiliki banyak keuntungan seperti berikut:

  1. Memberikan perlindungan finansial 
  2. Asuransi syariah dapat memberikan perlindungan finansial kepada para pesertanya dari berbagai risiko yang tidak terduga, seperti sakit, kecelakaan, dan kematian. Dengan begitu, Anda bisa lebih tenang saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

  3. Memberikan rasa aman dan nyaman
  4. Memiliki asuransi syariah dapat memberikan rasa aman dan nyaman, karena Anda tidak perlu khawatir akan terbebani oleh biaya yang besar jika terjadi musibah yang merugikan.

  5. Menghindari riba dan gharar
  6. Asuransi syariah berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam yang menghindari riba (bunga) dan gharar (ketidakpastian). Dalam asuransi syariah, premi tidak mengandung unsur bunga dan kontrak dibuat dengan jelas untuk menghindari ketidakpastian yang berlebihan.

  7. Memiliki sistem bagi hasil
  8. Berbeda dari asuransi konvensional, produk asuransi syariah umumnya memberikan manfaat berupa bagi hasil yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Dengan memahami prinsip asuransi syariah dan apa saja keuntungannya, Anda bisa mendapatkan perlindungan finansial dengan tetap memegang nilai-nilai islami. 

Manfaatkan Bancassurance Syariah CIMB Niaga

Dalam memenuhi kebutuhan asuransi berbasis syariah, Anda bisa memanfaatkan Bancassurance syariah dari CIMB Niaga. Bekerja sama dengan beberapa perusahaan asuransi syariah di Indonesia, CIMB Niaga bisa menjadi pilihan untuk kebutuhan perlindungan diri, keluarga, dan bisnis Anda. 

Produk Bancassurance syariah CIMB Niaga yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan, meliputi:

  • Asuransi X-Tra Proteksi Sakinah
  • AIA Fortuna Berkah
  • Credit Protector Syariah
  • Fortuna Amanah Syariah
  • Sun Healthcare Solution Syariah

Kelima produk asuransi syariah di atas tentunya sudah menerapkan prinsip-prinsip Islami, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Segera miliki perlindungan asuransi Bancassurance syariah CIMB Niaga untuk proteksi keuangan Anda dari risiko tak terduga di masa depan. 

Dengan persyaratan yang mudah dan proses pengajuan yang cepat, Anda bisa mendapatkan rasa aman saat terjadi hal yang tidak diinginkan. Kunjungi halaman ini untuk mencari tahu informasi lebih lanjut terkait Bancassurance CIMB Niaga yang berbasis syariah.

Produk Terkait

Sun Healthcare Solution Syariah

merupakan produk asuransi kesehatan yang memberikan manfaat kesehatan dan pembedahan dengan besar manfaat sesuai plan yang dipilih, serta Manfaat Meninggal Dunia sebelum mencapai usia 65 tahun yang berlaku untuk plan dengan kategori plus.

Asuransi X-Tra Proteksi Sakinah

merupakan produk asuransi tradisional berbasis syariah yang memberikan perlindungan asuransi kepada pasangan suami istri hingga masing – masing Peserta mencapai usia 100 tahun. Produk ini hadir menjadi solusi perlindungan, dan siap menjawab berbagai kebutuhan nasabah dalam setiap siklus kehidupan

Fortuna Amanah Syariah

Keluarga Anda adalah amanah bagi Anda

AIA Fortuna Berkah

Asuransi Syariah dengan konsep tolong menolong sesama peserta dan kontribusi yang Anda bayarkan dikelola secara transparan. AIA menghadirkan AIA Fortuna Berkah, yang memberikan perlindungan jiwa dan menawarkan rasa aman terhadap biaya rumah sakit yang tidak terduga dengan manfaat perawatan medis cashless jika Anda terdiagnosa Sakit Organ Serius.