www.cimbniaga.co.id production

Value Chain: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Caranya

 

“Value chain adalah konsep yang dapat membantu perusahaan mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan keunggulan kompetitif. Berikut adalah manfaat, jenis, dan cara menganalisisnya.”

Analisis value chain mencakup aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh pemasok, distributor, dan retailer untuk menghasilkan dan mendistribusikan produk atau jasa kepada konsumen.

Jika membutuhkan pembiayaan dalam menjalankan aktivitas yang termasuk dalam value chain, CIMB Niaga menawarkan solusi pembiayaan Supplier Financing dan Distributor Financing untuk membantu meningkatkan likuiditas dan arus kas bagi pelaku usaha di dalam rantai pasok.

Apa Itu Value Chain?

Value chain adalah sebuah model bisnis yang dikembangkan oleh Michael Porter pada tahun 1985. 

Secara sederhana, value chain menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggannya melalui serangkaian aktivitas yang saling berkaitan.

Porter mendefinisikan value chain sebagai serangkaian aktivitas yang menciptakan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menciptakan produk atau layanan dari bahan mentah hingga produk jadi yang dikonsumsi oleh pelanggan.

Aktivitas yang termasuk dalam value chain terdiri dari berbagai tahapan, mulai dari produksi hingga pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan.

Setiap tahapan ini memiliki peran penting dalam menciptakan produk atau layanan yang diinginkan oleh pasar.

Baca juga: Metode Analisis Peluang Usaha yang Tepat Agar Untung

Manfaat Value Chain

Ada banyak manfaat value chain bagi perusahaan apabila diterapkan dengan maksimal, antara lain sebagai berikut:

  1. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas
  2. Dengan memahami proses bisnisnya secara keseluruhan, perusahaan dapat mengidentifikasi aktivitas yang tidak menambah nilai atau dapat dilakukan dengan lebih efisien. 

    Hal ini dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasionalnya.

  3. Meningkatkan keunggulan kompetitif
  4. Value chain dapat membantu perusahaan untuk mengidentifikasi aktivitas yang dapat membedakannya dari pesaing. 

    Hal ini dapat membantu perusahaan untuk mengembangkan keunggulan kompetitif dan meningkatkan kinerjanya.

  5. Mengembangkan produk dan layanan baru
  6. Dengan memahami value chain, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang untuk mengembangkan produk dan layanan baru yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik.

  7. Membantu pengambilan keputusan
  8. Value chain dapat membantu perusahaan untuk membuat keputusan yang lebih baik yang dapat meningkatkan profitabilitas dan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

    Dengan penerapan value chain merupakan salah satu strategi yang dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan kinerja. 

Namun, penerapan value chain membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang bisnis dan kebutuhan pelanggan.

Jenis-jenis Value Chain

jenis-jenis value chain - CIMB Niaga

Value chain terbagi menjadi dua kategori primer, yaitu aktivitas primer dan aktivitas pendukung.

1. Aktivitas primer

Aktivitas primer merupakan jenis value chain yang langsung terlibat dalam penciptaan dan pengiriman produk atau layanan kepada pelanggan. Aktivitas primer meliputi:

  • Inbound logistics: berkaitan dengan pembelian dan penerimaan bahan baku dan bahan penolong.
  • Operations: berkaitan dengan proses konversi bahan baku dan bahan penolong menjadi produk atau layanan.
  • Outbound logistics: berkaitan dengan penyimpanan dan pengiriman produk atau layanan kepada pelanggan.
  • Marketing and sales: berkaitan dengan aktivitas penciptaan kesadaran dan minat pelanggan terhadap produk atau layanan perusahaan, serta proses penjualan.
  • Service: berkaitan dengan layanan kepada pelanggan setelah pembelian, seperti garansi, perbaikan, dan pemeliharaan.

2. Aktivitas pendukung

Aktivitas pendukung membantu aktivitas primer menjadi lebih efisien dalam menciptakan keunggulan kompetitif perusahaan. Aktivitas pendukung meliputi:

  • Pengadaan (procurement): berkaitan dengan pembelian dan pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan.
  • Manajemen sumber daya manusia (human resource management): berkaitan dengan rekrutmen, seleksi, pelatihan, dan pengembangan karyawan.
  • Pemgembangan teknologi (technology development): berkaitan dengan pengembangan dan penerapan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan.
  • Infrastruktur (infrastructure): berkaitan dengan infrastruktur fisik dan non-fisik yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk beroperasi, seperti bangunan, peralatan, teknologi informasi, dan sistem manajemen.

Dalam setiap aktivitas value chain, perusahaan dapat menambahkan nilai perusahaannya dengan cara meningkatkan kualitas, mengurangi biaya, atau mempercepat proses produksi.

Baca juga: International Trade: Manfaat, Jenis, dan Hambatannya

Cara Melakukan Analisis Value Chain

Analisis value chain diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan dalam menciptakan produk atau layanan berkualitas. Analisis ini dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Mengidentifikasi aktivitas
  2. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan yaitu dengan mengidentifikasi semua aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan, baik aktivitas utama maupun aktivitas pendukung.

    Jika perusahaan Anda menjual beberapa produk atau layanan, penting untuk melakukan proses ini untuk masing-masing produk atau layanan. Kegiatan ini dapat diidentifikasi dengan menggunakan berbagai metode, seperti wawancara, survei, dan analisis dokumen.

  3. Analisis aktivitas
  4. Setelah berhasil mengidentifikasi aktivitas perusahaan, selanjutnya Anda perlu menganalisis setiap aktivitas tersebut. Langkah ini bertujuan untuk menentukan apakah aktivitas tersebut menambah nilai untuk perusahaan atau tidak.

    Analisis value chain ini dapat dilakukan dengan mempertimbangkan biaya, waktu, kualitas, identitas pelanggan.

  5. Evaluasi aktivitas
  6. Langkah terakhir adalah mengevaluasi setiap aktivitas untuk menentukan apakah aktivitas tersebut dapat ditingkatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.

Dengan menganalisis value chain, Anda bisa mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan Anda.

Manfaatkan Value Chain CIMB Niaga

Bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis, CIMB Niaga menawarkan berbagai produk value chain yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan distributor dan supplier dalam rantai pasok perusahaan.

Untuk para supplier yang yang memasok barang atau jasa kepada perusahaan besar (principal), CIMB Niaga menyediakan fasilitas pembiayaan Supplier Financing. Fasilitas ini memungkinkan supplier untuk mendapatkan pembayaran tagihan lebih cepat, sehingga dapat meningkatkan likuiditas dan mengembangkan bisnisnya.

CIMB Niaga juga memiliki fasilitas pembiayaan Distributor Financing yang diberikan kepada distributor untuk pembelian barang dari principal yang telah bekerjasama dengan CIMB Niaga. Pembiayaan ini dapat digunakan untuk modal kerja, pembelian persediaan, atau ekspansi bisnis.

Menggunakan layanan value chain dari CIMB Niaga menawarkan berbagai keuntungan bagi perusahaan, antara lain:

  1. Peningkatan likuiditas
  2. Jangka waktu pembayaran yang lebih fleksibel
  3. Jaminan penerimaan pembayaran tepat waktu
  4. Meningkatkan efektivitas penagihan dan pemantauan pembayaran dari principal.

Dengan berbagai produk dan layanan value chain yang ditawarkan, CIMB Niaga dapat menjadi mitra keuangan yang terpercaya bagi bisnis Anda. Temukan informasi lengkapnya di sini.

Produk Terkait

Distributor Financing

Fasilitas yang diberikan melalui kerjasama dengan perusahaan besar sebagai Principal, untuk pembiayaan kepada distributor / supplier nya. Media pembayaran berupa Web-Based melalui sistem e-Chain yang terhubung 24 Jam.

Supplier Financing

Fasilitas yang diberikan melalui kerjasama dengan perusahaan besar sebagai Principal, untuk pembiayaan kepada distributor / supplier nya. Media pembayaran berupa Web-Based melalui sistem e-Chain yang terhubung 24 Jam

Pembiayaan Supply Chain

Merupakan solusi finansial terbaik untuk mata rantai bisnis Anda dari hulu ke hilir.

Pembiayaan Modal Kerja

Fasilitas pembiayaan yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan modal kerja jangka pendek Anda.